Memilih Sistem Informasi Karyawan untuk Skala UMKM
Kapan spreadsheet masih cukup, empat tanda sudah waktunya pindah, dan cara memindahkan data tanpa kehilangan riwayat.
Pertanyaan yang paling sering muncul soal sistem informasi karyawan biasanya salah dari awal: aplikasi HR apa yang paling bagus. Pertanyaan yang lebih berguna adalah data karyawan apa yang harus bisa saya temukan dalam lima menit, dan hari ini bisa atau tidak.
Kalau jawabannya bisa, spreadsheet Anda sudah cukup dan tidak perlu diganti apa pun. Kalau tidak bisa, masalahnya belum tentu di alatnya. Sering kali datanya memang belum pernah dikumpulkan, dan memindahkannya ke aplikasi hanya akan memindahkan kekosongan yang sama ke tempat yang lebih mahal.
Sepuluh data yang wajib ada, apa pun alatnya
Sebelum bicara sistem, pastikan sepuluh hal ini tersimpan untuk setiap karyawan dan bisa ditemukan tanpa bertanya ke siapa pun.
- Identitas dasar dan kontak yang bisa dihubungi saat darurat
- Tanggal mulai bekerja, dan tanggal berakhir kalau sudah tidak bekerja
- Jenis dan masa berlaku perjanjian kerjanya
- Jabatan beserta riwayat perubahannya
- Susunan upah, dipisah antara pokok dan tunjangan
- Riwayat perubahan upah beserta tanggalnya
- Status kepesertaan jaminan sosial dan nomor kepesertaannya
- Saldo dan riwayat cuti
- Catatan kehadiran dan lembur per periode
- Dokumen yang pernah diterbitkan, misalnya surat pengangkatan atau peringatan
Yang paling sering hilang adalah nomor empat dan enam, yaitu riwayat. Banyak UMKM hanya menyimpan kondisi terakhir, sehingga saat perlu menghitung sesuatu yang berdasarkan masa kerja atau upah pada periode tertentu, jawabannya harus dikarang ulang dari ingatan.
Kapan spreadsheet masih cukup
Spreadsheet bukan solusi darurat. Untuk banyak UMKM, itu memang alat yang tepat, dan menggantinya terlalu cepat justru menambah pekerjaan.
Spreadsheet masih memadai selama tiga hal berikut masih benar. Jumlah karyawan di bawah sekitar tiga puluh. Yang mengisi hanya satu atau dua orang. Dan penggajian masih bisa diselesaikan dalam sehari.
Kalau ketiganya masih terpenuhi, perbaiki spreadsheetnya, jangan ganti sistemnya. Dua perbaikan yang paling besar dampaknya: pisahkan data induk karyawan dari data transaksi bulanan, dan jangan pernah menimpa data lama. Bulan baru berarti baris baru, bukan angka yang diperbarui di tempat.
Empat tanda sudah waktunya pindah
Perpindahan sebaiknya dipicu gejala, bukan ukuran perusahaan atau tawaran yang kebetulan datang.
Penggajian mulai memakan lebih dari dua hari. Terutama kalau sebagian besar waktunya habis untuk mencocokkan kehadiran, bukan menghitung.
Ada lebih dari satu versi kebenaran. Data cuti di berkas HR berbeda dengan catatan supervisor, dan tidak ada yang tahu mana yang benar.
Pertanyaan sederhana butuh waktu lama. Misalnya berapa orang yang kontraknya habis dalam tiga bulan ke depan. Kalau menjawabnya perlu membuka banyak berkas, itu tandanya.
Semua bergantung satu orang. Kalau orang itu cuti dan penggajian jadi terhambat, risikonya sudah lebih mahal daripada biaya sistem.
Memilih tanpa terjebak daftar fitur
Penyedia sistem HR akan menawarkan puluhan fitur, dan hampir semuanya terdengar berguna. Cara menyaringnya adalah membalik urutan: tentukan dulu lima pekerjaan yang paling memakan waktu Anda hari ini, lalu tanyakan bagaimana sistem itu mengerjakan kelimanya.
Empat hal ini yang biasanya lebih menentukan daripada kelengkapan fitur.
Bisakah data ditarik keluar kapan saja. Ini pertanyaan pertama, bukan terakhir. Kalau data hanya bisa masuk tapi sulit keluar, Anda sedang menitipkan riwayat kepegawaian ke pihak yang menentukan syaratnya sendiri di kemudian hari.
Apakah karyawan bisa mengisi sendiri. Pengajuan cuti dan pembaruan data pribadi yang bisa dilakukan sendiri memindahkan beban administrasi dari satu orang ke banyak orang. Ini penghematan terbesar dan paling sering diabaikan.
Apakah cocok dengan cara Anda menghitung. Banyak sistem mengasumsikan pola kerja kantoran. Kalau usaha Anda memakai shift, sistem borongan, atau upah harian, uji dulu dengan kasus nyata sebelum memutuskan.
Berapa biaya sebenarnya setelah setahun. Hitung biaya bulanan dikali dua belas, ditambah biaya pemindahan data dan waktu belajar. Yang terlihat murah per bulan sering tidak lagi murah setelah dijumlahkan.
Memindahkan data tanpa kehilangan riwayat
Kesalahan yang paling mahal saat pindah sistem adalah hanya memindahkan kondisi terakhir. Sistem barunya terlihat rapi, tapi riwayat upah dan jabatan tertinggal di berkas lama yang lama-lama hilang.
Urutan yang aman: rapikan dulu di tempat lama, baru pindah. Memindahkan data berantakan ke sistem baru menghasilkan sistem baru yang berantakan, dengan tambahan biaya langganan.
Lalu jalankan keduanya berdampingan selama satu siklus penggajian penuh. Kalau hasil hitungan keduanya sama, barulah yang lama dipensiunkan. Jangan pernah memindahkan tepat sebelum periode sibuk seperti menjelang hari raya.
Dan simpan salinan berkas lamanya, jangan dihapus setelah pindah. Mengingat tuntutan hak upah tidak lagi punya batas daluwarsa, riwayat lama tetap perlu bisa dibuka.
Miskonsepsi yang umum
"Kalau sudah pakai aplikasi, datanya otomatis rapi." Aplikasi hanya memindahkan tempat. Kalau kebiasaan mencatatnya belum berubah, yang terjadi adalah data berantakan yang sekarang berbayar bulanan.
"Karyawan kami tidak akan bisa pakai aplikasi." Sebagian besar sudah terbiasa dengan aplikasi pesan dan dompet digital. Yang biasanya jadi penghambat bukan kemampuan, melainkan tidak adanya pendampingan di dua minggu pertama.
"Data karyawan disimpan di aplikasi pesan saja sudah cukup." Percakapan bukan arsip. Riwayat pesan bisa hilang saat ganti perangkat, dan mencari satu keputusan lama di dalamnya hampir mustahil.
Penutup
Sistem informasi karyawan yang baik bukan yang paling lengkap, tapi yang membuat pertanyaan sehari-hari bisa dijawab tanpa membongkar berkas. Alatnya boleh sederhana selama datanya lengkap dan riwayatnya utuh.
Kalau mau menguji kesiapan Anda hari ini, ambil satu karyawan yang sudah bekerja lebih dari dua tahun, lalu coba susun riwayat jabatan dan upahnya dari awal. Kalau bisa selesai dalam sepuluh menit, sistem Anda sudah cukup baik. Kalau tidak, di situlah pekerjaan berikutnya.
Mau template data induk karyawan yang riwayatnya tidak hilang?
Spreadsheet data induk dengan pemisahan data induk dan transaksi, daftar periksa kesiapan pindah sistem, dan lembar perbandingan penyedia.
- Template data induk karyawan dengan sepuluh kelompok data wajib
- Daftar periksa empat tanda sudah waktunya pindah sistem
- Lembar perbandingan penyedia beserta hitungan biaya setahun penuh